April 07, 2012

Psikologi komunikasi (1)

Communication is the process by which an individual (the communicator) transmit stimuli (usually verbal) to modify the behavior of other individuals ( the audiences)" Hovland, Janis and Kelly

 Ketika seseorang ditanya, apakah bedanya kemampuan komunikasi manusia dengan hewan? Jika seseorang mengajarkan berbicara kepada burung beo, maka ia akan mengikuti. Dan di saat saat tertentu burung itu akan mengatakan sesuatu yang diajarkan tadi, persis dengan apa yang kita katakan. Sama halnya ketika seorang manusia mengajarkan berbicara kepada anak kecil. "Mama", maka ia akan belajar, dan mengatakan hal yang sama. Lantas apa bedanya, mengajarkan beo dan anak kecil?

Perbedaannya adalah dimana hewan melakukan sesuatu karena insting. Sedangkan manusia melakukan sesuatu karena banyak faktor.  Yaitu dimana manusia akan belajar dalam 2 aspek, yaitu kogntif dan afektif. Di sana seorang manusia akan membentuk  mekanisme penyesuaian seperti sosialisasi, permainan peranan, identifikasi, proyeksi, agresi, dan masih banyak lagi.

Hal ini juga berhubungan dengan konsepsi manusia, yaitu manusia sebagai homo volens (manusia berkeinginan), homo sapiens (manusia berfikir), homo mechanism (manusia mesin), dan homo lodens (manusia bermain)

masing-masing konsep ini berhubungan satu sama lain, dan tidak bisa ditinggalkan. Ketika manusia dihadapkan sebagai homo volens yang berada dalam studi psikoanalisis, maka manusia diukur secara biologycal. Dimana perilaku manusia dipengaruhi oleh insting dan faktor biologis.

Sekian dulu, masih belum terperinci memang, tapi Insya Allah akan diperbaiki dan disempurnakan lagi

0 comments:

Post a Comment

 

Blog Template by YummyLolly.com