Uang beasiswa emang ga semuanya punya kita sendiri.
Berapa koma berapa persennya tu duit orang tua (buat yang nyadar).
Pengen abroad, jalan-jalan sekedar ke negara yang ada patung singanya,
atau negaranya RAIHAN (buset dah contohnya...!) tapi ga diijinin mama.
mum :: "ditabung aja..."
me :: "iya ma, tapi ditabung goal.nya apa??"
mum :: "buat umroh"
me :: "okay... -.-" kalo udah nyangkut masalah Tuhan gini paling kalah deh...
Itu impian pertama yang pupus. Dibalik itu, masih banyak
"pupusers" lain yang ngantri buat diceritain. Salah satunya pengen beli
kamera DeeSeLeR (vsdhj,bcdaiwkhKjlfncdjka!#@#$%.... awalnya ga
hapal-hapal namanya, seandainya kamera ABCD jadi mudah ingetnya).
Aduh pengen banget, sampai mimpi-mimpi... ngaca, mikir
gaya apa yang appropriate plus baju apa yang dipakai buat pertama kali
ngaplut hasil foto kamera gedongan. eeeeehhhhh ga boleh lagi -.-"
mum :: "mulai sekarang bayar SPP sendiri yaa"
me :: "kalo mau beli kamera ma?"
mum :: "jangan duit scholarship. scholarship ya buat kuliah..."
me :: "tapi kan ma ada mata kuliah fotografi...."
mum :: "emang di kampus ga bisa minjem ya? masa semua mahasiswa harus punya"
me :: glek! (kok tauuu -.-)
Tapi untunglah tak dapat diraih.. malanglah di Jawa Timur.. Akhirnya ada temen yang baik. Dia udah kerja dan terlalu sibuk buat jeprat-jepret sana sini. Dipinjamkanlah kameranya yang shine itu T.T terharu banget rasanya. Mulailah babak baru kehidupan Bintang Ayu sang narsism keliling. hihihi

0 comments:
Post a Comment